Lagu Indie Lokal yang Sebaiknya Anda Dengar (Part 1)

Sudahkah Anda bersyukur atas apa yang telah Tuhan anugerahkan kepada Anda sampai detik ini?

Pada postingan kali ini, saya akan merekomendasikan beberapa lagu indie yang sebaiknya Anda (coba) dengar. Lagu-lagu indie ini (mungkin) akan cocok menjadi teman Anda di kala bekerja, belajar, atau menikmati suasana sore hari dengan ditemani nikmatnya kopi dan rintik hujan 🙂 Namun sebelum itu saya akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai apa itu lagu indie. Lagu indie sendiri merupakan lagu yang diciptakan dan dinyanyikan oleh Band Indie. Adapun yang dimaksud dengan Band Indie adalah band yang bersifat independen, bebas, tidak bergantung pada jenis musik atau lagu yang sedang populer/tren pada masa kini, dan juga tidak bergantung pada label musik komersil ternama. Dengan demikian, lagu yang diproduksi oleh Band Indie (yang selanjutnya disebut dengan lagu indie) ini cenderung memiliki lirik yang kaya akan kiasan/majas dan (biasanya) mengisahkan tentang kehidupan sosial ataupun kehidupan si-penulis lagu itu sendiri. Jadi, terkadang tidak mudah untuk memahami makna lagu indie dan bagi orang kebanyakan menganggap lagu indie adalah lagu yang nggak jelas dan aneh. Continue reading

Advertisements

Top 10 Judul-judul Lagu Favorite

Lembayung Bali via arizulaicha.blogspot.com

Hey… kali ini saya memposting tentang daftar judul- judul lagu favorite saya. Kalau mau silahkan coba didengarkan lagunya (kalau belum punya, donlot dulu ya, heheh). Langsung saja yak.

Judul lagu/album- Band/penyanyi

  1. Desember- Efek Rumah Kaca
  2. Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan- Payung Teduh
  3. Tidurlah- Payung Teduh
  4. Lembayung Bali- Saras Dewi
  5. Crysan- Saras Dewi
  6. Dandelion (album)- Monita Tahale
  7. Lelaku (album)- Fourtwnty
  8. Pulang- Float
  9. Sementara- Float
  10. Surrender- Float

Nah itulah top 10 judul lagu/ album favorite saya. Fyi, lagu yang sering saya putar (baca: dengarkan) adalah lagu Lembayung Bali yang dinyanyikan oleh Saras Dewi. Lagu jadul sih, tapi menurut saya lagunya ada “roh” nya sehingga membuat saya untuk mendengarkan lagu ini minimal 1 kali sehari (nggak tiga kali sehari aja biar seperti minum obat?)

Secara umum, lagu- lagu yang menjadi favorite saya adalah lagu yang bergendre balad, folk, pop folk, folk jazz dan sejenisnya. Kebanyakan sih band yang membawakan lagu dengan gendre tersebut adalah band Indie (misalnya Payung Teduh, Float, dan Fourtwnty). Fyi (lagu) setiap kali saya memutar lagu itu ketika lagi kumpul sama teman- teman kuliah pasti mereka pada bilang “lagu opo to nu kuwi ki? marai ngantuk.”. Ya mungkin anti mainstream ya bagi anak- anak muda untuk mendengarkan dan suka dengan lagu- lagu semcam itu. Tapi, karena saya memang “beda” makanya mengapa saya suka lagu semacam dan sejenis itu. Aneh?  Nggak juga. Karena saya memperoleh kedamaian dan ketenangan ketika mendengarkan lagu bergenre folk, indie, balad, dan kawan- kawannya.hehe…

Silahkan kalau ada yang mau mencoba untuk men-donlot lagu tersebut dan mencoba menikmatinya sebagai “teman” saat belajar (nglembur garap tugas, hehe), nge- teh (bareng keluarga), atau bahkan sebagai penyemangat untuk mengawali hari. Sok atuh terserah Anda. Hehe. Bukan salah saya ya tapi kalau Anda jadi “ketagihan” untuk mendengarkan lagu- lagu itu, apalagi ketagihan sama Lembayung Bali-nya Saras Dewi. 

Selamat malam.

Salam dari Yogyakarta