Kadang Aku

Kadang…
Kadang aku mencemaskan sesuatu yang belum tentu terjadi
Kadang aku mencemaskan esok hari
Kadang aku mencemaskan masa depan

Kadang…
Kadang aku merasa diriku tak berarti
Kadang aku merasa diriku ini kecil sekali
kadang aku merasa diriku bukan siapa- siapa

Kadang…
Kadang aku ingin berlari dari kenyataan
Kadang aku ingin kembali ke masa lalu
Kadang aku ingin memaafkan kesalahanku di masa lalu

Kadang…
Kadang aku teringat masa lalu-ku
Kadang aku teringat siapa aku dahulu
Kadang aku teringat dukaku dahulu

Kadang…
Kadang aku ingin kembali menjadi diriku yang dahulu
Kadang aku ingin kembali merasakan kebahagiaanku yang dahulu
Kadang aku ingin memutar kembali waktu yang telah berlalu

Kadang…
Kadang aku ingin menepi
Kadang aku ingin menyepi
Kadang aku ingin menyendiri

Kadang…
Kadang aku ingin mengulang masa indah dahulu
Kadang aku ingin mengulang kesuksesanku yang dahulu
Kadang aku ingin mengembalikan senyumanku yang dahulu

Kadang…
Kadang aku ingin semuanya selesai
Kadang aku ingin segera pulang
Kadang aku ingin segera kembali

Advertisements

Hingga Saatnya Aku Kembali (Selamanya)

Ah rasanya hati ini tidak rela untuk meninggalkan bapak dan mamak di rumah dan kembali lagi ke perantauan (Yogyakarta) untuk mencari ilmu lagi. Bagaimana tidak,jumat malam sampai dirumah dan minggu paginya harus kembali lagi. Belum puas dirumah? Belum puas berkumpul dengan Bapak dan Mamak? Belum terobati rasa rindu dengan Bapak dan Mamak?Belum, belum dan belum jawabannya. Ya, saya belum puas dirumah, belum puas berkumpul dengan Bapak dan Mamak, dan belum terobati rasa rindu ini dengan Bapak dan Mamak. Aku harus kembali, aku harus kembali, dan aku harus kembali ke kota yang dijuluki sebagai kota pelajar itu.
Continue reading