7 Hal yang Sebaiknya Kamu Hindari Agar Waktumu Tidak Terbuang Secara Percuma

Pernahkah kamu merasa bahwa waktumu berlalu begitu cepat—rasanya baru saja bangun tidur di pagi hari dan tiba-tiba sudah kembali harus tidur di malam hari, begitu seterusnya—dan dalam waktu yang sama kamu juga merasa bahwa seharian kamu belum melakukan apa-apa (baca: hal yang berarti)? Jika ya, maka bisa jadi, tanpa disadari, kamu menghabiskan waktumu secara percuma. Nah, berikut ini ada 7 hal yang sebaiknya kamu hindari agar waktumu tidak terbuang secara percuma menurut @mindset.therapy.

Continue reading

Advertisements

Sebuah Jurnal Perjalanan Fiersa Besari (part 2)

Postingan ini merupakan kelanjutan dari postingan saya yang berjudul Sebuah Jurnal Perjalanan Fiersa Besari yang berisikan kata-kata atau nasehat dari Bung Fiersa Besari dalam videonya yang bertajuk #SEBUAH JURNAL. Pada video-video tersebut Bung Fiersa menggambarkan tentang perjalanan dan petualangannya dalam menyusuri keindahan Nusantara, Indoenesia. Semoga bermanfaat. Continue reading

Fiersa Besari: Pergi Untuk Pulang?

Link untuk postingan ini adalah:

https://ibnurafisite.wordpress.com/2018/06/06/fiersa-besari-pergi-untuk-pulang/

Postingan ini merupakan bagian dari postingan-postingan saya mengenai Bung Fiersa Besari (seperti: Sebuah Jurnal Perjalanan Fiersa Besari), baik tentang petualangannya dalam menyusuri keindahan Indonesia; pengelamannya menulis buku; dan tentu tentang perjalanan bermusiknya. Postingan ini sebenarnya saya tulis setelah saya menyaksikan sebuah video di You Tube, yaitu #PergiUntukPulang – EIGER Ramadan 1439 H (2018) yang dipublikasikan oleh EIGER ADVENTURE pada tanggal 28 Mei 2018. Bagaimanakah cerita dalam video tersebut? Continue reading

Sudah Dewasakah Saya?

Menginjak usia yang hampir menyentuh angka 22 (tahun) mungkin bagi sebagian besar orang menganggapnya sebagai usia di mana muncul gejolak dari dalam diri. Gejolak ini berkaitan dengan pencarian identitas diri—siapakah diriku sesungguhnya? apa tujuan hidupku? sudah dewasakah saya?—sebagai akibat transisi dari masa remaja ke masa dewasa. Satu hal yang menarik untuk dibahas pada kesempatan ini adalah “sudah dewasakah saya?”. Bahwa yang menentukan dewasa atau tidaknya seseorang bukanlah usia, melainkan cara pandang, cara berpikir dan cara bersikap. Nah, berbicara mengenai kedewasaan ini, ada beberapa hal yang bisa digunakan sebagai acuan untuk menilai apakah seseorang sudah dikatakan dewasa atau belum. Oleh karena itu, postingan kali ini, saya membahas mengenai kapankah seseorang bisa dikatakan dewasa yang didasarkan pada Spotted.

Kapan seseorang dikatakan dewasa? Continue reading

Tab for A Cause: Donasi Menjadi Lebih Mudah melalui Setiap Tab Baru yang Kita Buka

Seringkah Anda manggunakan internet dan melakukan surfing/browsing dengan menggunakan broweser Google Chrome atau Mozilla Firefox? Jika sering, pada kesempatan kali ini saya akan membagi informasi mengenai salah satu browser extension yang menjadikan kegiatan surfing/browsing Anda menjadi lebih bermanfaat untuk orang lain (mampu memberikan makanan, air bersih, dan pendidikan yang layak). Browser extension yang saya maksud di sini adalah Tab for a Cause. O iya, saya memeroleh ide untuk membuat postingan tentang Tab for a Cause ini setelah melihat video blog (vlog) mbak Gita Savitri Devi yang berjudul Akhirnya punya vlog!|Videonya Gita eps.1. Terima kasih mbak Gitasav 🙂 Continue reading

Mengartikan Pulang dan Rumah

After a long long walk
I finally found my way
After a long long time
I finally found my place

Warm hug is a home
I’ve found that I belong here
Warm hug is a home
I knew that I belong here

Lirik lagu Home yang diciptakan oleh Band Mocca di atas bagi saya adalah tentang kisah panjang dalam menemukan rumah—tempat untuk pulang—yang sesungguhnya. Setelah memenempuh perjalanan panjang dalam waktu yang tidak sebentar pula, pada saatnya kita akan menemukan jalan dan tempat kita yang sebenarnya. Yups, kata “tempat” yang dimaksud disini adalah rumah, sedangkan yang dimaksud dengan “jalan” adalah ya jalan pulang untuk kembali ke rumah itu sendiri. Rumah adalah tempat di mana kita merasakan pelukan hangat. Di rumah kita merasa memiliki dan dimiliki.

Lalu, apa to arti “rumah” bagi saya? Ya, rumah tak selalu tentang bangunan yang nyaman untuk dihuni. Rumah bagi saya bisa berupa keluarga, orang tua, ataupun sahabat. Ketika bersama dengan keluarga, orang tua, ataupun sahabat saya selalu merasa tenang. Saya merasa bahwa mereka selalu ada untuk saya. Mereka selalu ada di saat saya “terjatuh”.

Bagi Bung Fiersa Besari, pulang adalah selalu tentang Ibu. Pun demikian dengan saya. Pulang adalah selalu tentang melepas kerinduan dengan Bapak dan Mamak. Berada di dekatnyalah selalu membuat rasa untuk membahagiakannya semakin menjadi. Bagi saya, pulang dan rumah adalah selalu tentang melepas sesak di dada dan mengisi baterai semangat menghadapi hidup yang terkadang berkurang secara cepat.

Nah, itulah sedikit cerita tentang arti pulang dan rumah menurut saya. Bagimu apa arti pulang dan rumah?

Stay hungry and stay foolish 🙂

 

Mau Kerja Apa?

Pada hari Kamis, tanggal 28 Desember 2017, saya menghadiri acara semacam job orientation yang diselenggarakan oleh program studi pendidikan matematika. Yang menjadi narasumber/pematerinya adalah salah satu alumnus prodi pendidikan matematika, yaitu mbak Cici Tri Wanita. Mbak Cici ini sekarang bekerja di bidang pengembangan pendidikan di Australia (?). Nah, langsung saja, melalui postingan ini, saya membagikan informasi- informasi apa saja yang saya dapatkan dari mengikuti job orientation tersebut. Continue reading