Mumpung ini hari Sabtu alias akhir pekan, sepertinya waktu yang tepat untuk saya melakukan hal-hal yang ringan alias tidak terlalu “memeras otak”; salah satunya adalah mengisi blog pribadi dengan tulisan yang cenderung nirfaedah ini. Salah satu hal yang menarik untuk dibicarakan ketika akhir pekan adalah bagaimana “menghabiskan” akhir pekan itu sendiri; apakah berdiam diri saja di rumah atau pergi jalan-jalan keluar rumah untuk mencari angin segar (note: angin di rumah juga segar kok). Ini tentu tergantung preferensi masing-masing orang dan pilihan tersebut tidak bersifat yang satu lebih baik daripada pilihan yang lainnya.

Sore tadi seorang temannya bapak menjemput bapak, mamak, kakak ipar, dan ponakan untuk main ke rumahnya dan bermalam di sana sampai besok. Saya memutuskan tidak ikut alias memilih untuk berdiam diri saja di rumah untuk menikmati Sabtu malam, akhir pekan ini. Padahal mamak sudah memaksa saya untuk ikut dengan dalih biar saya bisa menyegarkan pikiran, tapi saya tetap tidak mau ikut karena saya orangnya gampang mengantuk dan gampang tidur tentunya. Nanti kalau ikut ke rumah teman bapak, khawatirnya saya malah seperti “pindahan” tempat tidur. Saya lebih baik di rumah saja, me time

Kembali lagi ke topik tentang menghabiskan waktu akhir pekan. Ada orang yang memilih untuk jalan-jalan ke luar rumah, entah itu liburan ke pantai, gunung, atau mengunjungi rumah teman atau saudara, sebagai cara untuk menyegarkan pikiran di akhir pekan. Pilihan ini saya rasa merupakan pilihan yang paling umum dilakukan oleh banyak orang. Bahkan mungkin karena keumumannya tersebut, terkadang orang yang memilih untuk menikmati akhir pekan atau menyegarkan pikiran dengan cara di rumah saja dianggap “aneh.” Tentu ini terlepas dari kondisi yang sedang terjadi saat ini. 

Di kesempatan yang telah lalu, saya diajak teman-teman saya untuk jalan-jalan ke pantai. Katanya biar pikiran saya menjadi segar kembali dan “mengisi ulang baterai” semangat saya. Dalam hati saya, saya berkata: jujur, saya lebih baik tiduran saja di kos untuk menyegarkan pikiran saya dan “mengisi baterai” semangat saya. Ini tidak hanya karena saya memang tidak terlalu suka dengan pantai, tetapi juga karena jalan-jalan malah membuat saya lelah dan tidak ada pengaruh yang berarti terhadap kesegaran pikiran dan semangat saya. Mungkin memang saya yang “aneh”. Saya anak rumahan sepertinya, mohon maklum. Haha. Akhirnya, Sabtu malam ini, akhir pekan saya, saya akan habiskan dengan berdiam diri saja di rumah, me time dengan cara tiduran atau tidur saja. Ini sudah lebih dari cukup bagi saya untuk menyegarkan pikiran.

Lagi, pada akhirnya, apa pun pilihanmu untuk menghabiskan waktu akhir pekan ini, saya berharap semoga kamu memiliki akhir pekan yang menyenangkan. Sekali lagi, selamat berakhir pekan.