Apakah Benar di Finlandia Tidak Ada Ujian Nasional?

LKS ylioppilaskirjoitukset 38353613 (1)Sebagian besar dari kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan negara yang satu ini karena memiliki sistem pendidikan yang katanya salah satu yang terbaik di dunia, Finlandia. Ya, Finlandia semakin dikenal oleh masyarakat dunia karena sistem pendidikannya tersebut. Sistem pendidikan di Finlandia dapat dikatakan salah satu yang terbaik di dunia, salah satunya, lantaran capaian siswa Finlandia yang tinggi dalam penilaian internasional seperti TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study) dan PISA (Programme for International Student Assessment).

Hal lain yang menyebabkan Finlandia dikatakan sebagai salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia adalah bahwa di Finlandia waktu belajar di sekolah yang pendek di mana siswa di Finlandia hanya menghabiskan waktu 6.300 jam di sekolah selama pendidikan dasar yang ditempuh dalam waktu 9 tahun, gratis biaya pendidikan dari tingkat pendidikan pre-primary hingga pendidikan tinggi, adanya hak untuk memperoleh dukungan dan bimbingan dalam pendidikan bagi setiap siswa, adanya dukungan bagi bahasa minoritas dan para pendatang (migran), tingginya kualifikasi guru untuk jenjang pendidikan basic dan general upper secondary di mana mereka harus telah menyelesaikan pendidikan master (S-2), adanya fokus pada pembelajaran sepanjang hayat [1]. Ada satu hal lagi yang sering disebutkan di berita-berita ketika ingin menunjukkan betapa bagusnya pendidikan di Finlandia, yaitu tidak adanya ujian nasional. Namun apakah benar demikian?

Sebelum kita membahas mengenai benar tidaknya informasi atau berita bahwa tidak ada ujian nasional di Finlandia, terlebih dahulu kita bahas secara sekilas jenjang pendidikan di Finlandia. Di Finlandia, pendidikan wajib (compulsory education) dimulai ketika siswa berusia 6 tahun. Pada usia tersebut, siswa berada di jenjang pendidikan yang bernama pre-primary education yang ditempuh dalam waktu 1 tahun. Pada jenjang ini siswa mengikuti pembelajaran untuk belajar keterampilan-keterampilan tertentu melalui bermain (baca: bermain sambil belajar belajar sambil bermain). Pendidikan wajib setelah pre-primary education adalah pendidikan dasar (basic education) yang ditempuh selama 9 tahun, yaitu dari kelas 1 hingga kelas 9. Pada jenjang ini, tidak ada pemisahan antara primary education (kelas 1-6) dan lower secondary education (kelas 7-9), melainkan keduanya dijadikan sebagai struktur tunggal (single structure) atau komprehensif [1]. Jadi, dalam hal ini, pendidikan wajib di Finlandia terdiri atas pre-primary education dan basic education. Setelah siswa menyelesaikan pendidikan pada jenjang basic education, sebagian besar dari mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang upper secondary education yang ditempuh dalam waktu 3 tahun. Pada jenjang ini, siswa dapat memilih general  atau vocational upper secondary education atau pelatihan. Pemilihan ini didasarkan pada nilai yang mereka peroleh pada jenjang basic education [1]. 

Kembali lagi ke pertanyaan awal kita: apakah benar di Finlandia tidak ada ujian nasional? Jawabannya adalah ya; tidak ada ujian nasional di Finlandia ketika konteks yang kita bicarakan adalah pada jenjang compulsory education. Akan tetapi, jawabannya menjadi tidak benar ketika konteks yang kita bicarakan adalah pada jenjang general upper secondary education. Ya, siswa mengikuti ujian nasional untuk pertama kalinya pada akhir jenjang general upper secondary education [1,3]. Ujian nasional ini dikenal dengan istilah Ylioppilastutkinto atau Finnish Matriculation Examination. Tujuan dari diselenggarakannya ujian nasional ini adalah untuk menentukan apakah siswa memiliki pengetahuan dan keterampilan yang telah ditetapkan pada kurikulum inti nasional untuk jenjang pendidikan general upper secondary dan menentukan apakah siswa telah mencapai tingkat kedewasaan/kematangan yang cukup atau belum [2,3].

Ujian nasional tersebut dilaksanakan sebanyak dua kali dalam setahun, yaitu pada saat musim semi dan musim gugur. Dalam ujian ini, setidaknya mengambil empat tes wajib. Empat tes wajib ini terdiri atas mata pelajaran bahasa utama/ibu (mother tongue) yang wajib diambil oleh semua siswa dan tiga mata pelajaran wajib lainnya yang dapat dipilih oleh siswa, yaitu bahasa kedua, bahasa asing, matematika, atau mata pelajaran dalam ilmu pengetahuan umum seperti ilmu pengetahuan sosial dan ilmu pengetahuan alam [1,2]. Bila perlu, siswa juga dapat mengambil ujian pilihan untuk mata pelajaran lainnya. Ujian tersebut dapat diselesaikan oleh siswa dalam satu periode ujian atau dalam tiga periode ujian secara berturut-turut [1,2]; misal di musim semi 2018, di musim gugur 2018, dan di musim semi 2019. 

Dari segi pelaksanaannya, ujian nasional di Finlandia tersebut dilaksanakan dengan moda paper-based. Namun pada ujian nasional periode musim gugur 2016, untuk ujian mata pelajaran Geografi, Filsafat, dan Bahasa Jerman dilaksanakan secara digital. Menyusul pada ujian nasional periode musim semi 2019, ujian untuk mata pelajaran Matematika dilaksanakan secara digital [3]. Untuk saat ini, pemerintah Finlandia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus melakukan proses digitalisasi pelaksanaan ujian nasional tersebut.

Salah satu hal yang menarik dari ujian nasional di Finlandia tersebut adalah terkait penilaian terhadap pekerjaan siswa pada ujian tersebut. Penilaian terhadap pekerjaan siswa pada ujian nasional tersebut dilakukan oleh guru upper secondary schools berupa penilaian awal. Pekerjaan siswa dan penilaian awal ini selanjutnya dikirim kepada panitia ujian nasional untuk selanjutnya dilakukan penilaian akhir dengan mencermati hasil penilaian oleh guru dan kriteria-kriteria tertentu yang telah ditetapkan [3]. 

Referensi

[1] Ministry of Education and Culture, Finnish National Agency of Education. (2018). Finnish education in a nutshell. Retrieved from https://www.oph.fi/en/statistics-and-publications/publications/finnish-education-nutshell

[2] Ministry of Education and Culture, Finland. (n.d.). Finnish matriculation examination. Retrieved from https://minedu.fi/en/finnish-matriculation-examination

[3] https://www.ylioppilastutkinto.fi/en/

Credit for the picture: di sini

2 thoughts on “Apakah Benar di Finlandia Tidak Ada Ujian Nasional?

  1. Pingback: Apa Kunci Sukses Pembelajaran Matematika di Sekolah di Finlandia? | Cerita dan Pengetahuan

  2. Pingback: Apa Kunci Sukses Pembelajaran Matematika di Sekolah di Finlandia? – Macapat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.