Penelitian/ Studi Naratif (1)

Setelah membahas tentang designing a qualitative study (mendesain suatu penelitian/ studi kualitatif), sekarang saatnya membahas salah satu dari lima pendekatan dalam penelitian kualitatif seperti yang telah saya sebutkan pada postingan sebelumnya, yaitu… penelitian/ studi naratif. Adapun hal-hal yang dibahas meliputi pengertian studi naratif, jenis- jenis studi naratif, prosedur dalam melaksanakan studi naratif, tantangan yang (mungkin) dihadapi dalam melakukan studi naratif, dan yang terakhir adalah ulasan pada satu contoh artikel penelitian yang menggunakan pendekatan studi naratif. Selamat membaca 🙂

Apa sih yang ada dalam pikiran teman- teman ketika mendengar kata naratif? Yups… pasti sebagian dari kalian akan menjawab bahwa naratif itu pokoknya tentang cerita atau karangan cerita yang panjang. Nah, kalau begitu, apa to yang dimaksud dengan penelitian/ studi naratif? Apakah studi yang isinya cerita- cerita panjang? Pinnegar & Daynes (Creswell, 2007: 54) mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan studi naratif adalah studi yang menyajikan cerita atau pengalaman hidup seseorang atau bisa juga dimaknai sebagai studi terhadap suatu fenomena. Lebih lanjut, Czarniawska (Creswell, 2007: 54) menyatakan bahwa studi naratif merupakan studi tentang suatu kejadian atau rangkaian kegiatan atau kronologi kejadian. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa studi naratif adalah studi yang menceritkan tentang pengalaman hidup seseorang ataupun kronologi suatu kejadian yang unik.

Studi naratif sendiri bentuk atau jenisnya ada bermacam- macam. Adapun jenis- jenis studi naratif adalah sebagai berikut.

  1. Studi biografi (biographical study). Studi biografi merupakan salah satu jenis studi naratif yang mana berisikan tentang pengalaman hidup seseorang (bukan pengalaman hidup si peneliti atau penulis). Dengan kata lain, peneliti tersebut tidak menceritakan atau menuliskan pengalaman hidup dirinya sendiri melainkan pengelaman hidup orang lain.

  2. Autobiografi (autobiography). Berbeda dengan biografi, autobiografi ini berisikan cerita pengalaman/ kisah hidup si peneliti atau penulis itu sendiri selaku subjek studi.

  3. Kisah hidup (life history). Kisah hidup (life history) merupakan salah satu dari jenis studi kualitatif yang mengungkapkan/ mendeskripsikan/ menceritkan kehidupan seseorang secara menyeluruh (utuh).
  4. Sejarah lisan (oral history). Menurut Plummer (Creswell, 2007: 55), sejarah lisan merupakan suatu studi yang berusaha untuk memperoleh/ mengumpulkan dan menceritakan sikap seseorang terhadap suatu kejadian ataupun fenomena serta sebab dan dampaknya terhadap satu atau beberapa orang.

Setelah membahas mengenai jenis- jenis dari studi naratif, sekarang bergeser ke pembahasan mengenai prosedur untuk melaksanakan studi naratif. Adapun prosedur yang digunakan untuk melakukan studi naratif sebagaimana diungkapkan oleh Clandinin & Connelly (Creswell, 2007: 55) adalah sebagai berikut.

  1. Memfokuskan diri pada masalah/ kejadian/ fenomena/ pengalaman hidup yang “unik” dan memastikan bahwa permasalahan tersebut paling sesuai jika diteliti dengan menggunakan studi naratif.
  2. Setelah memilih masalah/ kejadian/ fenomena/ pengalaman hidup yang “unik”, langkah selanjutnya adalah menentukan satu atau beberapa orang yang mengalami hal tersebut.
  3. Mengumpulkan dan merekam informasi atau cerita pengalaman hidup dari satu atau beberapa orang terpilih. Informasi atau cerita pengalaman hidup tersebut dapat diperoleh dengan cara dokumentasi, wawancara mendalam, ataupun dengan observasi.

  4. Informasi atau cerita pengalaman hidup yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis dan diceritakan kembali (restorying). Restorying merupakan proses kegiatan mengorganisasi kembali cerita yang telah diperoleh dan menuliskan-nya dalam urutan kejadian atau kronologi.
  5. Bahwa untuk mennghasilkan studi naratif yang baik, peneliti haruslah melakukan kolaborasi dengan partisipan dan melibatkanya secara aktif dalam penelitian/ studi yang sedang dilaksanakan. Kolaborasi ini dimaksudkan agar tidak terjadi perbedaan pemahaman/ pemaknaan pada cerita atau pengalaman hidup partisipan.

Nah, dari pembahasan di atas, ternyata melakukan studi naratif itu tidaklah semudah yang dibayangkan (lha sopo yokan sing mbayangne nek studi naratif ki gampang? Hehehe….). Ternyata ada beberapa tantangan yang harus siap dihadapai apabila melakukan studi naratif. Tantangan- tantangan tersebut berkaitan dengan mengumpulkan, menganalisis dan menceritakan kembali cerita pengalaman hidup seseorang atau beberapa orang. Peneliti perlu mengumpulkan informasi sebanyak- banyaknya informasi tentang partisipan, memahami konteks permasalahan atau pengalaman hidup partisipan, dan menjaga “hubungan yang baik” dengan partisipan.

Cukup sekian postingan saya kali ini. Banyak kurangya mohon maaf. Apabila teman- teman memiliki pertanyaan terkait postingan ini atau ada kritik atau saran, jangan enggan untuk menyampaikannya dengan cara menuliskannya di kolom komentar 🙂

Note: Untuk postingan selanjutnya membahas mengenai artikel tentang penelitian yang menggunakan pendekatan studi naratif.

Referensi
Creswell, J. W. (2007). Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Approaches (2nd ed.). Thousand Oaks, California: Sage Publications, Inc.

Stay hungry and stay foolish 🙂

Advertisements

5 thoughts on “Penelitian/ Studi Naratif (1)

  1. Pingback: Penelitian/ Studi Fenomenologi (1) | Cerita dan Pengetahuan

  2. Pingback: Penelitian Studi Kasus (Case Study) (1) | Cerita dan Pengetahuan

  3. Pingback: Penelitian Grounded Theory (1) | Cerita dan Pengetahuan

  4. Pingback: Penelitian Etnografi (1) | Cerita dan Pengetahuan

  5. Pingback: Penelitian/ Studi Naratif (2)—Mathematics Anxiety: One Size Does Not Fit All | Cerita dan Pengetahuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s