Akan Segera Kembali

Pada postingan sebelumnya yang berjudul Membenci Diriku(?), saya telah menceritakan tentang diri saya yang mengalami perubahan negatif, yaitu sering menunda- nunda untuk mengerjakan suatu pekerjaan, kelabakan kalau mengerjakan tugas, ngantukan dan males- malesan (ya ampun emejing banget lah pokoke saya ini…hahaha). Perubahan negatif ini telah saya alami sejak setahun yang lalu (sudah lama ye). Yang pada awalnya saya ini orangnya (menurut saya) penuh perencanaan, detail dan rajin (phlegmatis melankolis e) berubah jadi seperti apa yang telah saya sebutkan di atas. Hmmm… Sering kali saya bertanya kepada diri saya sendiri tentang apa yang sebenarnya telah menghilang dari diri ini, motivasi kah, tujuan hidup kah, cita- cita kah. Hmmm… entahlah.

Kini semester 5 pun telah berlalu dan sebentar lagi saya akan menghadapi semester 6. Masalah di semester 6 mungkin akan jauh lebih banyak dan berat jika dibandingkan dengan masalah di semester 5. Oleh karena itu, untuk menghadapi semester 6 tersebut, selama kurang lebih seminggu ini saya berusaha untuk segera menemukan diri saya kembali (kembali menjadi rajin, penuh perencanaan, memperhatikan detail, tidak ngantukan dan malasa- malasan dan mungkin menjadi si perfeksionis lagi). Upaya yang saya lakukan untuk menemukan diri saya kembali adalah dengan cara meminta saran dari teman, membaca artikel di internet tentang self improvement di Hipwee, refleksi diri dan mencoba membuat to do list yang harus saya patuhi. Supaya to do list tersebut terwujud, maka hal pekerjaan yang saya tulis dalam to do list tersebut berupa pekerjaan yang ringan- ringan dan peluang kemungkinan untuk dieksekusi itu besar, misalnya mencuci peralatan makan, mencuci pakaian, membereskan kamar kos, mandi dll (biasalah pekerjaan anak kos… wahahaha). Dengan membuat to do list semacam itu, saya bisa  bisa mencoret- coret setiap pekerjaan yang telah selesai saya laksanakan. Kelihatannya sih sederhana, tapi menurut saya itu cukup efektif untuk menjadikan saya lebih termotivasi untuk mengeksekusi setiap pekerjaan dan membuat hidup saya di hari tersebut menjadi lebih terkontrol dan berjalan sesuai dengan rencana (emang sih kita hanya bisa berencana, yang menentukan Allah… hehe) yang telah saya tulis di to do list . Dengan cara itu pula saya merasa bahwa rasa malas saya menjadi lebih (sedikit) berkurang. Pokoknya setiap kali mencorer- coret to do list tuh rasanya bahagia dan ternyata bahagia itu sederhana ya? Hehehe nggak nyambung.

Hari ini saya tersadar kembali bahwa salah satu hal yang menyebabkan saya menjadi malas- malasan dan kurang motivasi tuh adalah karena saya tidak merencanakan apa- apa saja yang harus dikerjakan dalam satu hari satu malam. Dengan membuat to do list saya berpikir bahwa dalam satu hari (satu malam) tersebut saya menjadi punya tujuan atau target yang jelas. 
Saya merasa bahwa diri saya yang selama setahun ini hilang (sepertinya) akan segera kembali lagi. Saya akan segera kembali seperti saya yang dahulu dengan kepribadian phlegmatis melankolis. Saya bahagia. Saya berharap dapat segera kembali, kembali dan kembali menjadi diri saya yang dahulu dan menjadi lebih siap untuk menghadapi semester 6 yang sudah siap menyapa serta menjadi lebih siap untuk membuat orang tua saya bahagia. 

Saya akan segera kembali (lagi) 🙂 🙂 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s