Hingga Saatnya Aku Kembali (Selamanya)

Ah rasanya hati ini tidak rela untuk meninggalkan bapak dan mamak di rumah dan kembali lagi ke perantauan (Yogyakarta) untuk mencari ilmu lagi. Bagaimana tidak,jumat malam sampai dirumah dan minggu paginya harus kembali lagi. Belum puas dirumah? Belum puas berkumpul dengan Bapak dan Mamak? Belum terobati rasa rindu dengan Bapak dan Mamak?Belum, belum dan belum jawabannya. Ya, saya belum puas dirumah, belum puas berkumpul dengan Bapak dan Mamak, dan belum terobati rasa rindu ini dengan Bapak dan Mamak. Aku harus kembali, aku harus kembali, dan aku harus kembali ke kota yang dijuluki sebagai kota pelajar itu.

Mungkin kelihatan lebay ya apa yang saya tulis diparagraf pertama. Hehehe….Maafkeun kalau lebay ya ceritanya. Tapi ya adanya memang begitu. Lol..

Tapi ya saya yakin bahwa saya pasti punya waktu untuk kembali ke rumah (selama- lamanya). Kapan? Ya saya belum tahu waktunya kapan. Pokoke enek wektune dhewe.

Advertisements