Soal dan Jawab tentang Penilaian (Assessment)

Mengapa perlu dilaksanakan penilaian (assessment)?

Berdasarkan Permen no.20 tahun 2007 (Standar Penilaian Pendidikan), PP no.19 tahun 2005 (Standar Nasional Pendidikan), Permendikbud no.23 tahun 2016 (Standar Penilaian Pendidikan), dan Permendikbud no.53 tahun 2015, penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Bagi pendidik, penilaian digunakan untuk mengetahui capaian belajar peserta didik dalam aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan. Dengan mengetahui capaian belajar peserta didik, pendidik (diharapkan) dapat memantau proses, kemajuan belajar dan perbaikan hasil belajar secara berkesinambungan. Selanjutnya, bagi satuan pendidikan, penilaian sendidiri ditujukan untuk menilai pencapaian SKL (Standar Kompetensi Lulusan) untuk semua mata pelajaran, memetakan mutu pendidikan dan membuat kebijakan- kebijakan. Terkhir, bagi pemerintah, penilaian ditujukan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dan untuk membuat kebijakan- kebijakan.

Aspek apa yang (harus) dinilai?

Berdasarkan Permendikbud no.23 tahun 2016 (Standar Penilaian Pendidikan), dan Permendikbud no.53 tahun 2015, yang harus dinilai pada diri peserta didik adalah: (1) aspek sikap (informasi deskriptif mengenai perilaku peserta didik), (2) aspek pengetahuan (mengukur penguasaan pengetahuan peserta didik) dan (3) aspek keterampilan (mengukur kemampuan peserta didik menerapkan pengetahuan dalam melaksanakan tugas tertentu).

Apa dasar hukum melaksanakan penilaian?

Dasar hukum melaksanakan penilaian adalah: (1) UU no.20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, (2) Permendiknas no.20 tahun 2007 tentang standar penilaian pendidikan, (3) PP no.19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan, (4) Permendikbud no.53 tahun 2015 tentang penilaian hasil hasil belajar oleh pendidik dan satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah, (5) Permendikbud no.23 tahun 2016 tentang standar penilaian pendidikan, (6) Permen tentang pelaksanaan penilaian, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis penilaian.

Kapan guru (pendidik) melaksanakan penilaian?

Berdasarkan lampiran Permendikbud no. 104 tahun 2014 (tentang penilaian hasil belajar oleh pendidik pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah), diperoleh berbagai jenis penilaian dan waktu pelaksanaannya.

Jenis Penilain

Waktu Pelaksananaan

Ulangan Harian Setiap akhir pembelajaran suatu kompetensi dasar (KD) atau beberapa bagian KD
Ujian Tengah Semester Pada minggu ke- 7 suatu semester
Ujian Akhir Semester Pada akhir suatu semester
Ujian Sekolah Pada akhir tahun belajar satuan pendidikan
Penilaian Proses Selama proses pembelajaran sepanjang tahun ajaran
Penilaian Diri Pada akhir setiap semester

Siapa yang dinilai?

Yang dinilai adalah peserta didik. Berdasarkan UU no.20 tahun 2003, yang dimaksud peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang dan jenis pendidikan tertentu.

Bagaimana cara melaksanakan penilaian?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s