A sensitivity analysis in the linear programming

A sensitivity analysis in linear programming is intended to know what the effect that happen when a parameter in the linear programming changed. The parameter that can be changed are the coefficient in the objective function (cost), coefficient of the constraint and the right hand side value of the constraints. Afterwards, that may becomes our questions are is the optimum value will increase or decrease or static when the other parameter is changed? or on which interval the coefficient in the constraint can be changed such that the optimum value will not change?. In order to more understand about this problem, I have attached a file about problem and solution about analysis sensitivity. If you want to know, just click this link and you will gain information/ knowledge about analysis sensitivity. Please click Sensitivity Analiysis_Ibnu Rafi.

Stay hungry and stay foolish :).

Advertisements

Menata diri

Semangat pagi teman- teman. Pada kesempatan ini saya ingin mengelurkan uneg- uneg saya tentang masa depan. Masa depan siapa? Masa depan saya lah. Hehehe… Mengingat usia saya yang sudah menginjak 19 tahun, jadi yah harus memikirkan masa depan. Berbicara tentang masa depan, saya merasa kalau saya belum terlalu mengusahakan masa depan yang cerah. Kok bisa? Ya bisalah. Lha wong saya saja masih suka “bermain- main”. “Bermain- main” disitu maksudnya sering bermalas- malasan, menunda pekerjaan, nggak maksimal kalau mengerjakan sesuatu, suka nelat, dll. Mau jadi apa nanti kalau perilaku/ sikap saya begini terus ya? Ada yang bisa jawab? Heheheh…

Nah, kadang ketika “insyaf”, kepikiran masa depan dan orang tua ( kerja keras, dukungan dan doa yang telah diberikan kepadaku agar aku bisa kuliah dan nantinya bisa sukses) tuh saya jadi bersemangat untuk meraih masa depan yang lebih cerah. Tentunya dengan merubah sikap saya, menjadi tidak (mengurangi rasa) malas untuk mengerjakan sesuatu ( seperti tugas kuliah dan PR), tidak menunda- nunda untuk mengerjakan sesuatu ( entah itu berkaitan dengan tugas kuliah, PR, melaksanakan apa yang telah diagendakan), nggak suka nelat lagi alias harus on-time.

Sayangnya hal- hal diatas terjadi kalau saya lagi “insyaf”. Kalau lagi nggak “isyaf” ya balik lagi seperti semula. Heheheh… :). Tapi, saya sadar bahwa saya tidak boleh terus- terusan “bermain- main” . Harus menata diri.

Masa depanku tergantung pada diriku sendiri. Itu pilihanku sendiri. Mau sukses atau tidak, itu tergantung diriku.

Jadi, ayolah mulai menata diri untuk masa depan. Apa kamu mau mengorbankan masa depanmu dan kebahagiaaan orang tua dan orang- orang yang selalu mendukungmu (baca: mengecewakan orng tua)? (berbicara pada diri sendiri). Wis pokoke kudu ( sudah, intinya harus) menata diri mulai dari sekarang sebelum terlambat ( harus mau berkomitmen).

Sampai jumpa. Stay hungry, stay foolish :).

Jangan malu terlihat bodoh

Selamat sore. Maaf sudah lama tidak menulis diblog ini. Alhamdulillah sekarang ada kesempatan untuk nulis lagi ( ada ide dan pastinya ada kuota internet 🙂 ). Pada kesempatan kali ini saya akan menulis mengenai apa yang saya dapatkan setelah mengikuti English Class (via WhatsApp) yang diadakan oleh Politeknik AKA Bogor. Acara ini diadakan pada tanggal 11 Juni 2016, pukul 20.00- 22.00 WIB. Lalu apa yang dibahasa di English Class ?. Yang dibahas adalah tips dan trik meningkatkan kemampuan bahasa Inggris melalui Public Speaking (khususnya debating).
Continue reading