Menikmati Akhir Pekan: Saya Memilih untuk Tidur Saja

Untitled-design-2021-05-07T133758.974-1024x576Mumpung ini hari Sabtu alias akhir pekan, sepertinya waktu yang tepat untuk saya melakukan hal-hal yang ringan alias tidak terlalu “memeras otak”; salah satunya adalah mengisi blog pribadi dengan tulisan yang cenderung nirfaedah ini. Salah satu hal yang menarik untuk dibicarakan ketika akhir pekan adalah bagaimana “menghabiskan” akhir pekan itu sendiri; apakah berdiam diri saja di rumah atau pergi jalan-jalan keluar rumah untuk mencari angin segar (note: angin di rumah juga segar kok). Ini tentu tergantung preferensi masing-masing orang dan pilihan tersebut tidak bersifat yang satu lebih baik daripada pilihan yang lainnya.

Continue reading

Mengalami Penolakan (Lagi)

Malam ini saya memeriksa akun saya di suatu jurnal karena saya sedang submit manuskrip ke jurnal tersebut sejak awal bulan Juni. Sayangnya, saya tidak melihat lagi file manuskrip yang saya submit tersebut di menu “My Queue”. Curiga dong saya. Saya klik menu “Archives” dan mendapati file manuskrip, cover letter, dan title page berada di menu tersebut lengkap dengan status “declined”. Ya, manuskrip saya ditolak (lagi). Lantas saya membuka email dan terdapat pesan masuk berupa editor decision dari editor in chief dari jurnal yang bersangkutan yang intinya menolak manuskrip kami setelah tiga bulan mendekam di “My Queue” jurnal tersebut. Alasannya adalah struktur manuskrip kami, katanya, masih belum sesuai dengan yang diinginkan meskipun saya telah revisi.

Continue reading

Stagnan: Menatap Dokumen Kosong

Menatap dokumen kosong

Setiap pagi selalu diwarnai dengan menatap dokumen kosong. Bukan, bukan lantas dokumen itu akan segera terisi penuh. Bisa jadi si empunya hanya bisa duduk terdiam berpikir keras dan bingung dengan apa yang hendak ditulis. Ya, bisa jadi karena si empunya tidak paham dengan apa yang hendak ditulisnya atau tidak mempunyai ilmu yang cukup atau bisa jadi karena terlalu perfeksionis. Satu jam berlalu namun dokumen masih kosong. Dua jam berlalu dokumen tetap kosong hingga akhirnya si empunya memutuskan untuk meninggalkan dokumen yang kosong tersebut dalam keadaan tetap kosong. Ini tidak hanya terjadi di satu pagi saja, melainkan beberapa pagi begini terus.